Masjid Terbesar di Qatar
Submitted by hery on Mon, 16/08/2010 - 02:07
Sebagai sebuah negara Islam, Qatar memiliki banyak masjid yang berdiri di hampir setiap sudut kota atau lokasi permukiman. Selain itu sangat mudah pula bagi penduduk Qatar melaksanakan shalat di pertokoan, mall dan gedung perkantoran. Sebagian besar masjid didirikan oleh Pemerintah dan sebagian didirikan secara swadaya oleh warga Qatar atau para Sheikh.
Secara umum tidak ada masjid yang istimewa dari sisi arsitektural. Hampir sebagian besar bentuk, tata ruang dan interiornya mirip satu sama lain. Hanya saja setiap masjid dilengkapi dengan fasilitas pengatur suhu ruangan yang sangat baik dan dilapisi karpet tebal yang membuat jamaah merasa nyaman pada saat beribadah. Hampir setiap masjid juga memiliki Imam dan Muadzin yang berasal dari berbagai negara yang memperoleh gaji setiap bulannya dari pemerintah.
Jika di Bahrain ada Masjid Al Fath, di UAE Masjid Sheikh Zayed dan Indonesia memiliki Masjid Iqtiqlal, maka dalam waktu dekat ini, Qatar akan memiliki “State Mosque“ yang pembangunannya dikerjakan sejak akhir tahun 2006. Namun, nama resmi dari masjid tersebut masih belum diumumkan kepada publik, dikarenakan pembangunannya yang masih dalam taraf finalisasi.
Berlokasi di Al Khuwair, Doha, masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas 175.000 meter persegi dengan total luas bangunan sekitar 19.550 meter persegi. Kebutuhan listriknya akan dipasok dari gardu listrik bawah tanah, merupakan proyek pertama di Doha yang memanfaatkan teknologi tersebut. Diperkirakan masjid tersebut dapat menampung 12.000 jamaah di bangunan utama dan sekitar 8.000 lainnya di luar bangunan utama.
Setiap masjid yang menjadi ciri khas suatu negara memiliki struktur bangunan dan arsitektur yang disesuaikan dengan budaya serta sejarah perkembangan Islam di negara tersebut. Demikian pula dengan “State Mosque” di Doha, bangunan masjid tersebut akan dihiasi dengan elemen arsitektur tradisional Qatar dengan struktur atap yang khas berupa “dome” (kubah) yang akan menjadi “National Landmark” negara Qatar. Menurut salah satu sumber, masjid tersebut adalah versi lebih besar dan modern dari struktur sebuah masjid kuno yang pernah ada.
Uniknya lagi, masjid tersebut memiliki 99 buah kubah yang terdiri dari 28 kubah besar dan 71 kubah kecil yang mengelilingi halaman terbuka masjid. Jika menghitung total jumlah kubah tersebut, bisa jadi merefleksikan jumlah nama Allah WST atau Asmaul Husna. Sebuah menara setinggi 65,55 meter yang menghadap ke teluk yang juga berfungsi sebagai observatorium, melengkapi keindahan arsitektur masjid tersebut .
Konsultan pembangunan masjid tersebut adalah Snowy Mountains Engineering Corporation (SMEC), salah satu perusahaan terdepan di bidang konsultan engineering dan pembangunan yang berasal dari Australia. Menurut www.smec.com nilai proyek yang didapatnya sebesar US $ 77 juta, sedangkan total biaya pembangunan masjid sampai saat ini belum ada data resmi yang dapat dipublikasikan. Tata suara dan sistem audio “State Mosque” dipersiapkan dengan baik dan modern, menggunakan konsultan akustik ADL Konsult, sebuah perusahaan Swedia yang memiliki spesialisasi di bidang akustik dan audio.



Post new comment