Kurang Apa Hidup di Qatar?
Submitted by TentangQatar on Tue, 23/02/2010 - 21:02
Judul tersebut diambil dari subyek diskusi ibu-ibu di salah satu milis di Qatar. Diskusi yang sangat menarik seputar kesehatan ini memang suka terlewatkan dari pikiran kita. Padahal pengaruhnya sangat besar terhadap masa depan kita, terutama yang punya anak-anak usia sekolah.
Isi diskusinya adalah seputar kekurangan vitamin D yang menjangkiti banyak orang-orang di Qatar, termasuk orang Indonesia. Hal ini bisa dimaklumi, karena sebagian besar tinggal di apartemen yang tidak mempunyai halaman. Sehingga anak-anak sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam apartemen, dan jarang sekali kena sinar matahari.
Berdasarkan penelusuran di internet, ada banyak riset yang sudah dilakukan lembaga-lembaga di Qatar sehubungan dengan Vitamin-D deficiency ini. Salah satu riset menyatakan:
Conclusion The study findings revealed that Qatari children are at high risk for vitamin D deficiency. Lack of exposure to sunlight, outdoor activities under the sun, and physical activity and vitamin D intake are the main associated factors for vitamin D deficiency in the young population of Qatar.
Paling tidak ada dua hasil riset lain yang menyatakan hasil serupa. Tidak hanya anak-anak, riset lain juga menyatakan bahwa
... the prevalence of vitamin D deficiency among health care professionals in Qatar is very high.
Di salah satu website dinyatakan bahwa kekurangan Vitamin D bisa menyebabkan penyakit-penyakit seperti diabetes, osteoporosis, kanker dan termasuk juga depresi. Ternyata, semakin jauh dari khatulistiwa, maka exposure terhadap sinar matahari harus semakin lama. Wajar di Qatar masalah ini menjadi cukup serius, mengingat Qatar cukup jauh dari khatulistiwa. Bersyukurlah yang tinggal di Indonesia dimana sinar matahari sangat mudah didapatkan. Di sana juga diterangkan bahwa sumber utama Vitamin D adalah sinar matahari. Obat-obatan tidaklah membantu secara signifikan.
Berikut ini nukilan dari diskusi milis di atas yang ditulis oleh Ibu Ade (terima kasih atas ijinnya):
Apa akibat kekurangan Vit D (dilihat/dirasakan secara langsung)?
- gigi geligi mudah rusak
- Badan pegal2 atau linu2 karena terjadinya "tens' atau kejang pada otot kita
- Persendian kaku (biasanya menyerang rahang mulut kita, lengan/pundak, serta lutut)
- Cepat lelah dan badan menjadi tidak bugar
Bagaimana penanggulangannya secara murah dan mudah?
- konsumsi tablet Vit D selama 10 kali (diminum 1x seminggu, tidak boleh setiap hari, utk menghindari pembentukan pasir/batu pada ginjal kita)
- jalan/berjemur di bawah sinar matahari yang sinarnya lembut (mild) selama 40 menit 5x seminggu, yaitu pada sore hari jam 4.30-5.30 (sama saja untuk musim dingin maupun musim panas), pagi hari baik juga, tapi lebih baik pada sore hari (ternyata... saya juga baru tau )
Ciri-ciri badan bugar :
- tidak mudah lupa
- bisa melakukan aktivitas dengan cepat
- tidak cepat ngantuk
- tidak mudah bete
- bisa keluar keringat normal jika melakukan aktivitas ringan seperti menyapu rumah, mengepel lantai, jalan kaki selama 20 menit, dll
Ayoo.... kapan nih TQ-er jalan bareng di Corniche biar gak kekurangan Vitamin D?


