Hunting Bersama Fotografer Qatar di Indonesia (1)
Submitted by TentangQatar on Mon, 20/09/2010 - 05:02
Liburan lebaran yang lalu, kami mendapatkan kesempatan langka, yaitu menemani beberapa penggemar fotografi yang tergabung di dalam Qatar Photographic Society (QPS) untuk berburu foto selama seminggu di Indonesia. Ya, mereka bertujuh yang berasal dari beragam negara dan profesi sengaja jauh-jauh datang ke Indonesia hanya untuk berburu foto-foto keindahan alam Indonesia. Paling tidak kami mencatat di rombongan tersebut ada warga negara Qatar, Sudan, Iran dan Bosnia Herzegovina. Mari kita ikuti kisah perjalanannya.
Perjalanan ke Indonesia bagi rekan-rekan QPC merupakan kunjungan yang pertama kalinya bagi mereka semua. Berangkat dari Doha menggunakan Qatar Airways pada tanggal 11 September 2010 pagi, mereka tiba di Indonesia petang harinya. Atas rekomendasi dari Kedutaan Besar Qatar di Indonesia, mereka menginap di salah satu hotel di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.
Pada keesokan harinya rencananya para “photo hunter” tersebut akan mengunjungi Tangkuban Perahu dan Kota Bandung.
Walaupun sudah berangkat pagi dari hotel, dan melalui tol Cipularang namun apa daya karena terhambat kemacetan yang terjadi pada masa liburan lebaran 1431 H, mereka hanya dapat mencapai wilayah Subang dan Ciater. Alhasil mereka hanya dapat mengambil beberapa foto di area perkebunan karet dan perkebunan teh di Subang dan sekitarnya. Karena waktunya sudah terlalu sore dan untuk menghindari kelelahan, pilihan untuk segera kembali ke Jakarta adalah keputusan yang paling rasional.
Perjalanan hari pertama yang rencananya ingin memandangi dan memotret keunikan kawah Tangkuban Perahu dan keinginan untuk menikmati Kota Bandung pupus sudah karena kemacetan yang menemani selama perjalanan. Kemacetan juga mendera selama perjalanan pulang ke Jakarta dan tiba di hotel hampir mendekati pukul 23.00 WIB.
Hari berikutnya perjalanan dimulai dari hotel pukul 7.30 WIB, TentangQatar mengajak mereka ke Provinsi Banten, tepatnya ke wilayah Pandeglang, Carita dan Anyer. Pilihan untuk memotret wilayah tujuan hari ini karena variasi spot yang diinginkan oleh mereka, yaitu beberapa areal persawahan dan pantai yang banyak terdapat di wilayah tersebut.
Menyusuri jalan tol Jakarta Merak, tentangqatar mengambil jalur melalui pintu tol Serang Timur menuju Pandeglang. Perjalanan di tol sangat lancar dan tidak menemui hambatan yang berarti jika dibandingkan perjalanan hari kemarin. Walaupun beberapa kemacetan kecil juga sempat menghadang di beberapa lokasi setelah keluar pintu tol, yang diakibatkan oleh suasana libur lebaran.
Dua spot areal persawahan dan tiga spot termasuk suasana sunset di sekitar pantai berhasil ditaklukan pada kesempatan kali ini. Hanya saja ada satu spot yang tidak berhasil dikunjungi, yaitu Menara Mercusuar Anyer yang legendaris tersebut karena sudah terlalu malam dan kelelahan. Rasa puas dan senang terpancar dari wajah-wajah mereka hari ini karena banyak mendapatkan cukup banyak foto dan variasinya, walaupun tetap tidak mengurangi kelelahan yang dialami selama perjalanan.
Ada pengalaman menarik selama perjalanan hari ini yang TentangQatar tidak dapat lupakan, yaitu acara makan siang. Karena tidak terbiasa dengan masakan Indonesia, maka pilihan menu makan siang adalah sea food yang banyak terdapat di wilayah Carita dan Anyer. Namun karena tidak mendapatkan restoran yang sesuai dengan selera mereka, akhirnya makan siang pun dengan menghabiskan makanan Arab yang dibawa dari Hotel. Tentangqatar hanya senyum kecil saja selama makan siang, karena sudah jauh-jauh dari Qatar, eh masih juga ketemu dan makan dengan menu Arab.
Dan yang lebih mencengangkan lagi, ternyata mereka membawa beban seberat 80 kg hanya untuk bekal makanan Arab yang sengaja dibawa dari Qatar. TentangQatar pun bertanya-tanya ada apa ya dengan masakan Indonesia bagi rekan-rekan QPS?
Bersambung ...



Post new comment