Reply to comment
Room Heater Safety Tips
Submitted by TentangQatar on Sun, 10/01/2010 - 08:05
Beberapa hari yang lalu ada email yang mendatangi mailbox-ku yang berisi tentang tips-tips keselamatan dalam pemakaian pemanas ruangan. Maklum saja, saat ini suhu udara di Qatar sudah semakin dingin, dan mau tidak mau penggunaan pemanas ruangan menjadi penting. Email tersebut sempat aku baca dan sayangnya pesan-pesan di dalamnya tidak aku ikuti, karena merasa selama ini pemakaian heater di rumahku tidak ada masalah.
Dan ternyata malamnya aku langsung membuktikan bahwa tulisan itu sangat penting dan wajib untuk diterapkan. Sebenarnya masalah yang terjadi kemarin cukup sederhana. Hanya karena ada colokan cabang tiga yang terpasang sebelum heater, maka hampir saja terjadi kebakaran. Ternyata cabang tiga yang dipasang tidak kuat menahan beban arus dari heater yang membuat cabang tiganya meleleh.
Jadi tidak salahnya bila rangkuman email itu disampaikan juga di sini untuk keselamatan bersama.
1. Pilih ukuran yang tepat untuk pemanas ruang ukuran yang tepat. Pada saat membeli pemanas, pastikan untuk membeli ukuran yang sesuai dengan ukuran ruangan. Bila ukurannya terlalu besar akan menggunakan banyak energi dan membuat ruangan akan kelebihan polutan udara yang tidak sehat. Sebaliknya, membeli pemanasyang terlalu kecil dibanding ukuran ruangan akan meningkatkan risiko bahwa alat tersebut akan terlalu panas, karena bekerja terlalu keras.
2. Beri ruang dan jangan dekat barang mudah terbakar. Posisi pemanas ruangan sekurang-kurangnya 1 meter dari perabotan, jendela, selimut, pakaian, karpet, dan barang-barang lain yang mudah terbakar. Jangan pula meletakkan atau menggantungkan sesuatu di atas pemanas. Selain itu, pastikan bahwa pemanas diletakkan di atas dudukan yang keras dan tidak mudah terbakar.
3. Pasang pemanas langsung ke outlet. Sebagai aturan praktis, pasang pemanas listrik ke outlet dengan kapasitas daya yang memadai. Pemasangan kabel extension ke pemanas dapat menimbulkan overheating atau bahkan kebakaran. Jika penggunaan kabel sambungan tidak dapat dihindari, usahakan untuk menggunakan extension yang memang dapat melayani pemanas tersebut.
4. Mematikan dan mencabut kabel pemanas ketika meninggalkannya. Jangan lupa mematikan pemanas ruangan dan mencabutnya bila ingin ditinggalkan dalam jangka waktu lama.
5. Jauhkan pemanas dari air dan lokasi lembab. Hindari menjalankan pemanas di kamar mandi atau ruangan yang lembab, kecuali memang pemanasnya di-desain untuk itu. Selain itu, janganmenyentuh pemanas jika dengan tangan yang basah, karena hal ini meningkatkan risiko sengatan listrik.
Selamat menikmati musim dingin, dengan kehangatan pemanas ruangan dengan tidak lupa mengutamakan faktor keselamatan.


