Sedikit Cerita Tentang Layanan Pelanggan - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Sedikit Cerita Tentang Layanan Pelanggan



Salah satu persiapan pindah ke Qatar adalah mempersiapkan diri akan culture shock, dimana kebiasaan, adat istiadat, perangai orang-orang di Qatar bisa jadi sangat berbeda dengan di tanah air. Layanan pelanggan (customer service) adalah salah satu contohnya. Walaupun layanan pelanggan di negara kita masih belum sempurna, akan terasa sekali bedanya apabila dibandingkan dengan kondisi di Qatar. Sudah banyak usaha yang dilakukan untuk meningkatkan layanan ini, dimana bisa dilihat di beberapa perusahaan. Akan tetapi di banyak tempat, untuk merubah budaya kerja ramah pelanggan memang merupakan tantangan tersendiri.

Berikut ini sharing mengenai bagaimana perbandingan bentuk layanan pelanggan di Indonesia (I) dan Qatar (Q). Lagi-lagi, ini bukan untuk menjelekkan, akan tetapi sebagai kesiapan culture shock bagi teman-teman yang akan atau baru ke Qatar.

Situasi: Ambil nomor antrian
I: (Biasanya security, sambil buka pintu) Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu? (Senyum)
Q: (Customer celingak celinguk sendiri cari mesin nomor antrian). Kadang-kadang disapa dengan pertanyaan "What do you want?" (Datar)

Situasi: Menunggu antrian
I: (Antri biasanya lama karena customer yang banyak mengantri sebelum kita)
Q: (Walau antrian nomor 2 dan ada CS yang kosong, tetap harus menunggu)

Situasi: Nomor antrian dipanggil, customer duduk di depan CS.
I: Selamat pagi, selamat datang di Bank XYZ, nama saya Ani, bla bla bla. Apa kabar? Ada yang bisa saya bantu? (sambil menebar senyum lebar)
Q: Yes? (datar...)

Situasi: Isi formulir
I: Bapak silakan tanda tangan di sini, nanti formulirnya saya yang lengkapi.
Q: Fill your name, ID, bla, bla, bla and sign (sambil memberi tanda di kolom-kolom yang wajib diisi)

Situasi: CS ada keperluan untuk foto kopi ID/KTP
I: Maaf, saya fotokopi dulu KTP Bapak. Mohon menunggu.
Q: (wuz... wuz... wuz... cling. Hilang aja)

Situasi: Kembali dari foto kopi
I: Maaf sudah menunggu....
Q: ......

Situasi: Menyerahkan kartu debit/kredit
I: (Sambil menyerahkan kartu) Ini kartunya yang baru. Nanti tandatangani di belakang. Untuk aktivasi .... bla bla bla
Q: (Sambil telpon menyerahkan kartu) ....

Situasi: Setelah selesai urusan
I: Terima kasih atas kunjungan Bapak. Ada hal lain yang bisa saya bantu?
Q: Finish. (Teteup datar)

Situasi: Antrian kita belum dipanggil, jam kerja sudah selesai
I: (Ditunggu sampai yang antri habis)
Q: Sorry, we are close. Come again tomorrow.

Dengan layanan seperti di atas, kadang-kadang orang yang belum biasa terpancing emosi. Eh, BTW bisa jadi pelanggan yang dimarahi CS. Jadi jangan kaget dan bawa sabar sebanyak-banyaknya. Mungkin Anda punya pengalaman serupa?

Tidak ada komentar:

Post Top Ad