Persiapan Liburan - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Persiapan Liburan

Tidak lama lagi liburan sekolah akan datang. Pada umumnya, orang-orang berangkat cuti untuk liburan, baik ke Indonesia maupun ke belahan dunia lain untuk menghindar dari musim panas dan menikmati liburan panjang bersama keluarga. Selain packing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya berkaitan dengan prosedur dan kebiasaan di Qatar.
  1. Exit Permit. Untuk bisa keluar dari Qatar, diperlukan Exit Permit dari sponsor, yaitu perusahaan tempat kita bekerja. Exit permit ini tidak diperlukan untuk istri yang mendampingi suami dan anak-anak. Prosesnya berbeda untuk setiap perusahaan, tetapi pada umumnya sekarang semakin mudah, karena proses pengajuannya bisa lewat elektronik. Exit permit ini wajib dibawa. Tanpa surat ini, tidak akan bisa lewat imigrasi.
  2. Validitas Passport dan RP. Cek validitas passport kita sebelum berangkat. Passport harus valid minimal 6 bulan pada saat keberangkatan untuk menghindari masalah di keimigrasian. Selain itu, cek juga validitas Civil ID atau RP kita. Pastikan asa berlakunya masih valid sampai dengan pada saat kita akan ke Qatar.
  3. Cek Denda Lalulintas. Sehari sebelum berangkat, usahakan untuk mengecek pelanggaran lalu lintas di website MoI atau dengan menggunakan SMS . Semua denda harus diselesaikan sebelum kita keluar dari Qatar. Walaupun tersedia loket untuk pembayaran denda di bandara, akan lebih baik bila hal ini bisa diselesaikan sebelumnya demi memperlancar proses check-in.

  4. Makanan. Pada umumnya yang berangkat cuti akan meninggalkan rumah lebih dari sebulan. Tidak ada salahnya bila diadakan pembersihan dapur dan kulkas, agar bahan-bahan makanan yang kira-kira tidak bisa tahan lama bisa segera dihabiskan atau diberikan kepada yang masih tinggal di Qatar untuk menghindari kemubaziran.

  5. Mobil. Mobil bisa saja dititipkan kepada orang yang bisa dipercaya yang masih tinggal di Qatar untuk perawatannya. Tetapi bila tidak ada yg bisa dititipi mobil, jangan lupa untuk mencopot kabel aki, agar pada saat pulang ke Qatar akinya tidak tekor. Selain itu, ada baiknya mobil ditutupi cover agar terlindung dari debu dan kotoran.

  6. Rumah/Apartemen. Sebisanya juga kunci rumah/apartemen bisa dititip ke orang yang bisa dipercaya. Siapa tahu ada kebutuhan untuk mengecek kondisi rumah/apartemen tersebut selagi kita pergi cuti. Syukur-syukur kalo ada yg ngebersihin rumah selama kita pergi. Kalo tidak, begitu mendarat lagi di Qatar harus siap kerja bakti membersihkan rumah dari debu tebal.

  7. Cap bukti lapor KBRI. Buat yang belum sempat lapor ke KBRI, cap ini penting agar kita bisa bebas fiscal pada saat di bandara Indonesia untuk kembali ke Qatar. Maklum, Sekarang fiscal mahal, RP. 2,5 Juta per orang. Jadi tidak ada salahnya lapor diri ke KBRI.

  8. Surat Keterangan Pindah untuk Pemilu. Kalau ingin memilih di Indonesia, bisa mengajukan surat keterangan pindah ke panitia pemilu. Surat ini (katanya) bisa
    ditunjukkan di TPS setempat untuk ikut serta dalam pemilu presiden yang akan datang.

  9. Tiket. Perhatikan jadwal tiket dengan baik, terutama untuk penerbangan dini hari. Seringkali terjadi check-in di hari berikutnya, karena salah persepsi dalam melihat jadwal di tiket. Misalnya di tiket tertera tanggal 15 dinihari (jam 1 pagi), berarti kita harus check-in tanggal 14 malam.

  10. Meal dan Seat. Ada baiknya kita memilih tempat duduk di pesawat dari internet, sehingga benar-benar sesuai keinginan dan kebutuhan. Begitu juga dengan makanan, sebaiknya bisa dipesan sesuai selera. Ada beberapa airline yang menyediakan fasilitas ini. Terutama untuk anak-anak, pemilihan kidsmeal cukup membantu dan membuat mereka senang selama di perjalanan.
  11. Bagasi. Periksa berat barang bawaan Anda sebelum berangkat, karena ada beberapa airline yang ketat dengan batasan timbangan 20kg/penumpang, dan masing-masing koper tidak boleh melebihi 31/32kg. Sering kita jumpai teman2 kita yang mau mudik selalu bermasalah dengan barang bawaan, ditolak check in karena kelebihan berat barang bawaan, sehingga harus membongkar koper dan kelebihan barangnya ditinggal "dibuang" di airport.
  12. Surat Menyurat. Jangan lupa membawa lagi surat menyurat yang ada hubungannya dengan formalitas di Indonesia, seperti ATM, SIM, KTP dan lain-lain. Maklum, lama di Qatar, biasanya kartu-kartu tersebut tidak lagi menjadi penghuni dompet. Jangan lupa juga untuk selalu membawa asuransi kesehatan yang biasanya bisa berlaku global berikut nomor telepon contact person negara tujuan. Siapa tahu bemanfaat bila ada emergency selama liburan.

Have a safe and nice trip

2 komentar:

jsriyono mengatakan...

satu lagi pak,
karena sudah lama di luar negeri, biasanya bakteri dalam perut kita sudah menyesuaikan diri dengan makanan yang cenderung "bersih" - jadi jangan langsung jajan, karena di negara kita kualitas jajanan itu bervariasi kebersihannya, jadi kasih tenggang waktu beberapa saat sebelum perut dan bakterinya menyesuaikan dengan keadaan higienis makanan di jakarta, karena bila tidak, bias kena diare...have a safe flight back home.

Syarif Achmad mengatakan...

Betul, Pak Joko. Terima kasih tambahannya

Post Top Ad