Kiprah perawat Indonesia di Qatar - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Kiprah perawat Indonesia di Qatar

by: Asep Hermawan Sanudin

Melambungnya tingkat permintaan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi di era globalisasi berpengaruh juga terhadap kebutuhan perawat di dunia. Dunia keperawatan pun terkena hembusan angin segar dengan banyaknya lowongan di luar negeri. Keperawatan merupakan kombinasi ilmu, seni, dan kemanusiaan di dalam melakukan tindakan professionalism yang tidak hanya terbatas pada pasien, tapi juga klien dan masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi di Qatar sejalan dengan membengkaknya jumlah para pengais Riyal ini berimbas pada pelayanan mutu kesehatan. Banyak tenaga perawat yang didatangkan dari luar untuk melayani sector kesehatan baik di Ministry of Health, swasta maupun di sector oil dan gas.

Salah satu negara yang terpercaya untuk memberikan pelayanan kesehatan keperawatan di negeri Emir Al-Thani adalah Indonesia. Awalnya, hanya segelintir saja perawat kita yang datang sebagai pioneer. Kinerja dan kredibilitas para perawat pendahulu Indonesia di sini mendatangkan ‘buah manis’, mulailah bermunculan perawat-perawat bahkan datang berbondong-bondong ke negeri penghasil Gas terbesar di dunia ini.

Pada tahun 2006, pihak Qatar Petroleum datang ke Jakarta untuk melakukan prekrutan. Para perawat dengan berkualifikasi tinggi memperlihatkan kiprah yang bisa diandalkan. Bahkan ada yang menduduki posisi Senior Staff, dua orang Chief Nurse setidaknya mewakili eksistensi Negara kita di gurun pasir ini.

Hingga kini jumlah komunitas perawat di Qatar mencapai 65 orang. Di antaranya ada yang bekerja di Qatar Fertilizer (QAFCO), QAPCO (Qatar Petrochemical), RasGas, Qatar Petroleum dan Hamad Medical Corporation.

Ministry of Health Qatar pernah berbincang-bincang dengan Dubes RI bahwa mereka takjub dengan orang kita dan akan datang untuk melakukan perekrutan ke Indonesia di tahun 2009 ini. Perawat Indonesia di Qatar percaya bahwa para rekan sejawat yag masih ada di tanah air bisa juga bekerja ke luar negeri dan merasakan tantangan bagaimana bersaing di International scope.

Pada sa’at ini jumlah tenaga kesehatan di Qatar masih didominasi oleh Negara India, Philipine dan Tunisia. Karena mereka selangkah ‘lebih maju’ dalam bidang penguasaan bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa Internasional menjadi kendala khusus bagi perawat kita.

Pada dasarnya, kemampuan secara ‘technical’ kita sejajar dengan mereka. Tapi, karena system belajar yang tidak menggunakan English sebagai bahasa pengantar, menjadikan penghalang arus kesempatan bekerja di luar negeri ini. Entah kurikulum kita itu mengacu ke Negara mana, sehingga para perawat Indonesia dijejali dengan ilmu yang kurang sangkut pautnya dengan kebutuhan profesi.


Para perawat di Qatar telah mendirikan organisasi profesi yang dinamakan INNA-Q (Indonesian National Nurses Association in Qatar) pada tanggal 29 Agustus 2008. INNA-Q merupakan cabang dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia). Dengan berdirinya organisasi ini, maka kiprah perawat kita di luar negeri semakin dilirik Negara-negara maju yang kekurangan tenaga kesehatan. Sehingga kebutuhan Nurses di dunia setidaknya bisa tercukupi dengan tenaga perawat ‘piawai’ Indonesia.

Beberapa kegiatan resmi INNA-Q telah berjalan, seperti: Basic Occupational Safety Health course, National Examination Board Occupational Safety and Health long distance learning dan IELTS preparatory course. Untuk tujuan personal development dan peningkatan mutu para pekerja professional ataupun non-skilled, maka para perawat Indonesia telah berperan penting di dalamnya. Kursus-kursus yang telah diselenggarakan dan akan berkelansungan seperti: article writing skills, presentation skills, train of trainer, e-mail etiquette, communication skills.
Setidaknya kehadiran para perawat ini akan merubah citra orang Indonesia di luar negri yang selama ini hanya terkenal dengan khadamahnya(baca: pembantu rumah tangga) menjadi penuh dengan para tenaga ahli dan handal.


Demi peningkatan mutu Sumber Daya Manusia yang akan datang, para perawat akan menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris gratis kepada para TKW di tempat penampungan sementara Indonesian Embassy of Qatar.

Tidak ada komentar:

Post Top Ad