Review Pelayanan Haji - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Review Pelayanan Haji

Berikut ini tulisan dari Pak Zuhair mengenai pengalamannya berhaji dengan mengikuti Hamlah Al Eman. Seperti yg saya ceritakan, pengalaman haji yg disampaikan pada posting sebelumnya adalah berdasarkan pengalaman di Doha Transport. Saya juga tambahkan beberapa komentar dari saya sebagai bahan masukan untuk yg ingin menunaikan umrah/haji di masa mendatang. Bila ada masukan info dari yg ikut di hamlah lain, monggo...

Bus Doha-Mekah-Doha
Al Eman
  • Bus yang digunakan untuk perjalanan Doha-Mekkah-Medinah-Doha termasuk sudah tua (mungkin sudah lebih 10an tahun umurnya). Beberapa kursinya sudah copot, membuat kurang nyaman penumpang, khususnya untuk perjalanan jauh. Akhirnya yg duduk di "kursi malang" itu milih pindah ke bus lain.

Doha Transport

  • Umur kendaraan bervariasi, cuma sebagian besar sudah cukup tua. Ada satu bis yang baru, sayangnya bis itu dipakai oleh jamaah non-Indonesia.

Bus Kommuter Selama di Mekah

Al-Eman

  • Mini Bus untuk shuttle penginapan-Mesjid di Mekkah termasuk standar, dengan keakuratan jadwal berangkat baik dari penginapan maupun balik dari mesjid yg tergolong tepat. Namun hari terakhir sebelum mabit di Mina, hamlah sdh tdk menyediakan transport ke Haram. Padahal pas hari Jumat dimana teman2 banyak ingin Jumatan di Haram. Akhirnya, teman2 harus cari kendaraan umum & bayar antara SR 5 - 10 one way.

Doha Transport

  • Mirip2 juga. Hanya saja, di Doha transport bus ini mulai tidak beroperasi h-3

Akomodasi di Mekah

Al-Eman

  • Di Mekkah, kami tinggal di daerah Jabal Nur, sekitar 5 km dari Haram. Tapi driver mini bus punya jalur alternatif, jadi waktu tempuh one way max 15 menit. Penginapannya termasuk bagus. Gedung baru, ada petugas kebersihan, ada mesin cuci dan roof top untuk menjemur pakaian. Tersedia lift agar laki2 tidak perlu melewati lantai yg ditempati wanita (bila pakai tangga).Di sekitar penginapan ada mesjid, supermarket, apotik, restoran. Jadi keperluan sehari2 bisa terpenuhi dg mudah. Sayang tidak ada restoran Indonesia/Asia, yg ada cuman fastfood and arabian food.

Doha Transport

  • Lokasi penginapan di daerah Aziziyah (9km dari Mekah, 2km dari Mina) dengan kondisi yg mirip di atas. Tersedia mesin cuci dan kulkas yg selalu diisi dengan air minum botol. Bagusnya, di lokasi ini banyak maktab Indonesia sehingga mudah untuk mendapatkan makanan Indonesia. Bapak2 bisa dengan mudah mengunjungi kamar ibu2 untuk sekedar minta lauk atau mengantarkan pakaian kotor.

Akomodasi di Madinah

Al Eman

  • Di Medinah, walaupun saya tidak ikut, tapi teman2 cerita kalo penginapannya dekat, cuman sktr 100 mtr di samping Mesjid Nabawi. Kualitasnya juga lebih bagus dari yg di Mekkah dan tersedia kamar mandi di dalam.

Doha Transport

  • Lokasi penginapan dekat dengan Masjid Nabawi, sekitar 200m di bagian belakang masjid. Kualitas sangat bagus, sekamar sekitar 4-6 orang, tergantung ukuran ruangan.

Konsumsi

Al-Eman

  • Makan pagi yang disediakan selama di Mekkah, monoton, arabian food. Kebanyakan teman2 mensubtitusi dg Pop Mie, roti, atau singgah makan pagi stlh shalat subuh di Mang Oedin. Yg bawa istri terjamin, dpt jatah nasi uduk. Selama di Mina/Arafah, juga monoton, nasi + ayam arabian style. Tapi krn tdk ada/sulit cari subtitusi, akhirnya habis juga.

Doha Transport

  • Di Mekah, ada makanan khusus buat haji Indonesia dengan menu melayu. Sedangkan di Mina makanan ikut gaya arab.

Lain2

Al Eman

  • Ada dokter umum yg ikut dengan rombongan, bawa obat cukup selama di Mekkah. Tapi pas di Mina kehabisan, untuk pas di depan tenda kami ada "Puskesmas" yg disediakan pemerintah Qatar, perlihatkan ID Qatar langsung dilayani untuk periksa dan dapat obat gratis juga. Kami juga mendapat perlengkapan dari Hamlah, mirip dg yg diberikan Doha Transport, berisi kopor kecil, tas selempang, first aid kit, "dompet batu" & topi.

Doha Transport

  • Fasilitasnya sama, kecuali first aid kit yg sampai hari terakhir tidak dibagikan.

Tambahan

Al Eman

  • Pemilik Hamlah sempat ngomong ke saya kalo untuk tahun depan mereka berniat memperbaiki pelayanan. Mengganti bis dg yg lebih baru, mengurangi jumlah nationality dari jemaah (ada Palestina, Mesir, Pakistan, India, Indonesia & Malaysia tahun ini), dimana mereka prefer cuman Indonesia & Malaysia sj untuk tahun depan (dg alasan tertib & tdk "ribut"). Untung ada P' Agus yg menjadi penghubung teman2 dg pemilik Hamlah, sehingga urusan persiapan/aplikasi menjadi lebih mudah.

Doha Transport

  • Lho, koq sama, ya? Pemilik hamlah juga ngomong yg sama sama jamaah Indonesia :) Di Doha Transport juga Ada Pak Ali yg sangat aktif dalam menyampaikan keluhan, saran dan kritik ke pihak hamlah. Syukron, Pak Ali.

Kesimpulannya: terserah Anda, karena memang layanan di Qatar tidak standard. Tahun ini bisa baik, tahun depan bisa berubah total.

2 komentar:

Isham mengatakan...

Di hamlah Al Eman ada disediakan kamar barokah nggak? :)

Syarif Achmad mengatakan...

Kaya'nya mesti cari sendiri2 tuh

Post Top Ad