Suka Duka Bujang Lokal - Berburu Laundry - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Suka Duka Bujang Lokal - Berburu Laundry

Musim liburan (sekolah) panjang, seperti di bulan Juli-Agustus ini, bagi sebagian keluarga Indonesia (baca : suami) menjadi bulan-bulan perjuangan. Penyebabnya? Karena mereka ditinggal pergi oleh istri-anak yang sudah keburu pulang kampung tidak lama setelah last term di sekolahan berakhir, sekalian menghindari cuaca panas di musim panas di Qatar ini.

Jadilah para suami menjadi Bulok alias bujang lokal di Doha ini, sambil menunggu permintaan cuti-nya disetujui atasan di kantor. Konsekuensinya semua urusan rumah tangga yang selama ini dihandle oleh istri, sekarang harus dikerjakan sendiri. Yah mirip-mirip waktu kost zaman kuliah dulu.

Pengalaman saya sudah menjadi bulok sebulanan ini (saya pikir juga dialami para bulok yang lain), yang paling menyita waktu adalah mengurus laundry, khususnya menyetrika.

Berusahalah saya "meng-outsource non-core activity" ini, dengan mencari laundry yang terjangkau (biaya dan lokasinya). Hasilnya, yang standar laundry modern (peralatan & lokasinya) dapat harga QAR 2 - 3/pc. Masih mahal buat saya.

Cari lagi yang kelasnya di bawah itu, dapat seharga QAR 1/pc di laundry "traditional" (di emperan jalan, peralatan sederhana/kuno). Hmm, bolehlah dicoba. Setumpuk pakaian kantor yang sudah dicuci saya setor di situ. 2 hari kemudian diambil, sudah rapi terbungkus. Hasilnya lumayanlah, dibanding kualitas nyetrika sendiri : ) Saya pikir itu sudah the best price with acceptable quality, jadi usaha perburuan tidak intens lagi.

Tapi kebetulan beberapa hari lalu sepulang kantor, lewat di sebuah laundry yang kelasnya berada diantara yang modern & "traditional". Lokasinya premium (ruko sekitaran TV roundabout), tapi peralatannya sama dengan yang laundry "traditional". Iseng singgah nanya harga, eh malah lebih murah dibanding yang "traditioanal", cuma QAR 0.5/pc.

Lanjut bertanya, service yang dijanjikan malah lebih baik dibanding yang "traditional". Mereka buka 24 hours, bisa tlp dulu untuk memastikan pakaian sudah kelar ataau belon dan bisa memilih pakaian diterima dalam bentuk terlipat atau digantung.

Wah, kelihatannya persaingan bisnis usaha laundry ketat juga di Doha ini, sampai harganya sangat miring dan layanannya juga lengkap.

Jadi bapak-bapak para bujang lokal, sudahlah, lupakan kerja keras menyetrika di rumah yang menyita waktu, ada koq yang bisa bantu kita dengan biaya terjangkau. (By M. Zuhair)

1 komentar:

Shanti Fahlevi mengatakan...

Wah, ternyata lebih murah dari langganan saya.. oke, nanti saya update blog saya..

Post Top Ad