Review Doha Summer Festival - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Review Doha Summer Festival

Doha Summer Festival (DSF) baru saja ditutup kemarin. Aku sendiri nggak sempat ke acara penutupan (dan nggak diundang juga sih....). Cuma ada baiknya aku ulas di sini, paling tidak sebagai kenang2an di hari tua (cie..)

Sebelumnya aku sempat membahas bagaimana Doha Trade Fair -- sebagai bagian DSF -- yg menurutku monoton dan membosankan (tapi tidak buat ibu2). Aku yakin hal ini bisa ditingkatkan dengan mengundang toko2 yg ada di Qatar untuk ikut berpartisipasi. Jadi bentuknya lebih semarak dan kita bisa menemukan segala macam hal di sana. Lihat aja Jakarta Fair, dimana kita bisa menemukan mobil2an sampai mobil beneran dan dari pakaian sampai bahan bangunan.

Aku juga sempat melihat berbagai atraksi di mal2. Karena jadwal acara yg sulit dibaca, aku hanya mengandalkan instink aja. Yang jelas pada umumnya pertunjukan dimulai setelah maghrib. Dan aku hanya sempat menyaksikan empat macam pertunjukan, mulai dari yg sangat bagus sampai dengan yg "ancur".

Pertama aku nonton balet di City Center. Pertunjukannya lumayan bagus dan menghibur. Anak2 sampai ketagihan. Sayangnya badutnya nggak lucu. Nilai: 8

Lalu aku nonton Sanafir show di The Mall. Awalnya aku tertarik karena ada Kura2 Ninja yg muncul di awal acara. Kura-Kura2 itu (Bentuk jamaknya kura2 apa, ya?) menari2 di panggung. Lama2 bosen juga, karena mereka ternyata narinya asal2an. Hanya pas reffrain lagu saja mereka menari serentak. Dan itu berlangsung lama sampai aku bosan habis. Selanjutnya diadakan kuis yg juga membosankan. si-MC kaya'nya tidak peduli. Selesai kuis, kembali muncul orang2 dengan seragam mirip suku yg ada di pedalaman sumatera/kalimantan. Ternyata mereka juga menari2 sepanjang hari. Aku pulang deh. Nilai: 4

Aku berharap nggak akan kecewa saat aku berangkat ke Landmark Mall. Di sana ada acara Arabian Colors. Ternyata berisi tarian2 khas arab lengkap dengan tongkat/pedang. Penari2nya pun ada pria dan wanitanya. Pertunjukannya cukup menghibur. Pakaian penarinya yg warna warni memang menggambarkan Arabian Colors. Sayangnya anak2 tidak tertarik. Mereka senang saat diberikan balon berbentuk bebek oleh badut. Walaupun ini tarian arab, jangan membayangkan wanita2nya memakai abaya hitam. Para penari itu cukup "berani" dalam berpakaian. Nilai:7

Terakhir aku ke villagio, karena aku memang penasaran dengan penampilan yg ada di ice rink. Untuk yg ini aku berusaha dengan cermat melihat jadwal sebelum berangkat, biar nggak kecele. Ternyata aku nggak salah. Tarian2 di atas es itu memang sangat menarik dan terkesan professional. Walaupun sound system yg dipakai kurang memadai. Kadang2 ada suara hilang dan cempreng keluar dari pengeras suara. Kami menikmati pertunjukan yg berdurasi satu jam itu pun makan, karena memang dekat dengan food court. Di akhir pertunjukan, penutupannya pun dilakukan dengan sangat indah. Sayangnya para penari wanita memakai pakaian yg membuka lebar2 aurat. Tentu saja ini tidak menggambarkan budaya Qatar yg Islami. "Lha wong orang ice skating, masa' harus pakai abaya?" Ya nggak harus pakai abaya, tapi kan akan lebih sopan kalau pakai celana panjang + baju lengan panjang. Nilai: 9

Overall, acara summer festival ini sudah lumayan baik. Paling tidak lebih tertata dibanding tahun lalu. Tetap banyak hal yg masih bisa ditingkatkan. Bukan hanya dari sisi pengelolaan, tetapi Qatar juga mesti lebih tegas dalam masalah berpakaian. Sehingga para penampil tersebut tetap bisa menghibur dengan tetap menghormati budaya setempat dengan berpakaian yg sopan dan tertutup.

6 komentar:

Anonim mengatakan...

Walaupun ini tarian arab, jangan membayangkan wanita2nya memakai abaya hitam. Para penari itu cukup "berani"

Sayangnya para penari wanita memakai pakaian yg membuka lebar2 aurat.

====> ada PICTUREnya nggak ? dishare dong biar segeeer...... ( bb17 mode on )

Syarif Achmad mengatakan...

mmmm hanya untuk koleksi pribadi hehehe

NyonyaMUda mengatakan...

Saya juga datang ke PEnutupannya pak. Hemm... Jauh bgt sama yg kita liat di indo sana. Bahkan sama Sekaten di Jogja kalah deh...
KIta cukup boring n garing di sana.
Tapi acara balet di city centre boleh juga, yg nari anak2 kecil lucu2..

Syarif Achmad mengatakan...

Wah... berarti tahun depan enakan pulang ke Indonesia aja. Nonton sekaten ;)

Novan Arif Hidayat mengatakan...

Bentuk jamak kura-kura = Turtles .. :-))

Tentang yg di Villagio, pertunjukannya diberi nilai "9" itu karena aurat nya terbuka lebar-lebar??? .. :-))

Syarif Achmad mengatakan...

Abu Mirza tahu aja.... jadi malu niih...

Ehhh nggak ding. Memang dari sisi pertunjukkannya bagus banget. 1 jam penuh lagi. Beda dengan yg lain... terkesan asal2an. Lebih bagus nonton "Gebyar BCA" :)

Post Top Ad