Saat2 Mendebarkan di Border Saudi - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Saat2 Mendebarkan di Border Saudi

Ini merupakan tulisan pertama cerita serial perjalanan umrah (Doha - Jeddah - Mekah - Madinah - Riyadh - Doha) lewat darat berdasarkan pengalaman pribadiku di awal April 2008.

Sebenarnya aku dulu tidak pernah membayangkan akan nyetir sejauh 3000 km dengan kecepatan yg mencapai 180km/jam. Aku bukanlah orang yg senang dengan kecepatan tinggi. Di tol Jagorawi aja aku tidak pernah melewati 100 km/jam. Aku juga sering melakukan perjalanan darat dari ujung barat ke ujung timur pulau jawa. Tetapi pengalaman kali ini benar2 berbeda. Suasana jalan Saudi Arabia yg luas dan mulus memang sangat mengesankan.

Pagi2 sekali aku sudah siap untuk berangkat. Malamnya aku paksakan untuk tidur jam 20.00, sehingga jam 4 pagi aku sudah bisa melek, karena aku janjian dengan seorang teman untuk berangkat bareng dan start dari rumahku jam 5.

Jam 5 lewat dikit kami sudah jalan menyusuri jalan Al Waab (itu loh.... yang ada Villagio mall dan Hyatt Plaza). Hari sebelumnya kami sudah men-cat bagian depan mobil kami dengan lumpur. Menurut teman2 yg sudah sering jalan2, mud paint ini untuk menghindari kerusakan cat mobil, karena angin yg kuat dan kecepatan tinggi. Lokasinya ada di dalam Salwa Petrol Station, sekitar jalan Al Waab.

Kami menyusuri jalan ke arah border (perbatasan) dengan menggunakan GPS. Sayangnya banyak jalan baru yg belum di-update, sehingga kami harus mengira2 sendiri jalan. Alhamdulillah, di tengah perjalanan kami bertemu dengan rombongan rekan2 dari Indonesia lain yg juga mau umrah. Sehingga total konvoi menjadi 6 mobil. Dan untungnya ada Pak Marwoto yg sudah pengalaman bolak balik Saudi.

Perjalanan ke border Qatar membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari Doha. Border Qatar cukup bagus. Bentuk bengunan yg baru lengkap dengan toiletnya yg bersih. Di sini tidak banyak yg dicek. Hanya Passport, visa dan surat2 mobil. Kalau istimara (STNK) mobil sudah atas nama kita (walaupun loan dr kantor atau bank), tidak diperlukan surat tambahan. Aku sendiri harus balik lagi ke bagian imigrasi karena ada satu passport yg lupa dicap. Jadi, demi menghemat waktu, pastikan semua passport sudah dicap sebelum meninggalkan loket imigrasi.



Pengurusan di Border Saudi cukup ribet. Alurnya kurang lebih begini:


  1. Parkir di dekat loket, minta formulir untuk umrah, lalu isi. Keluarga tidak usah turun.

  2. Setelah diisi, formulir diberikan ke loket tertentu dan passport kita dicap

  3. Kembali ke mobil, bawa mobil untuk ke loket pertama. Biasanya cuma dicek apakah sudah dicap atau belum

  4. Loket selanjutnya adalah untuk memeriksa STNK mobil. Tidak perlu turun.

  5. Di bagian custom, kita harus parkir di tempat yg disediakan lalu mobil kita akan diperiksa. Umumnya hanya sekilas saja.

  6. Ke bagian asuransi untuk membayar asuransi selama di Saudi. Biayanya 70 riyal untuk seminggu. Pembayaran bisa dengan QR atau Saudi riyal

  7. Scan Visa. Mobil harus diparkir di tempat yg ditentukan, lalu passport dan visa kita akan di-scan.

Step-step tersebut membutuhkan waktu yg lama. Sebaiknya menyediakan waktu sekitar 1-2 jam. Apalagi pada waktu week-end, banyak juga Qatari yang melewati border, sehingga antrian menjadi lebih panjang.


Fyuh..... lega rasanya sudah melewati border. Sempat bbrp kali deg-deg-an karena aku sendiri belum pernah mengalami hal ini. Ada juga teman yg sempat kehilangan istimara, sehingga harus bongkar2 mobil. Ternyata keselip di bawah kursi :( Apalagi suasana border Saudi yg lumayan seram bin mencekam, membuat situasi menjadi kurang nyaman.


Bersambung.....

Tidak ada komentar:

Post Top Ad