Heater oh Heater... Where are you now? - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Tarhib Ramadhan di KBRI Doha 26 Mei 2017 Jam 18-21

Post Top Ad

Heater oh Heater... Where are you now?

Memang minggu ini adalah saat yg paling nggak enak di Qatar. Cuaca dinginnya minta ampun. Apalagi kalau keluar rumah. Rasanya angin dingin masuk ke tulang. Apalagi ditambah dengan hujan sepanjang hari, semakin bikin malas keluar rumah. Banjir pun terjadi dimana2. Enaknya di Qatar, pemerintah langsung cekatan menyedot jalan2 yg banjir, sehingga tidak berlarut-larut.

Kebetulan aku cuma punya heater satu di rumah. Awalnya aku sudah mikir kalo heater ini bakalan nggak kepakai. Karena begitu pulang cuti kemarin, suhu udara Qatar sudah naik sampai ke 27-an derajat celcius. Rasanya nyaman sekali.

Cuma, semenjak hujan hari Jumat yang lalu, suhu udara terus turun. Semalam aku yakin suhunya sudah sekitar 5 derajat. Kalau keluar rumah seperti masuk ke lemari es. Dingin banget. Al yaum barid jiddan (hari ini dingin sekali), kata orang arab.

Awalnya aku mau cari heater lagi. Cuma, paginya istriku cerita kalau orang2 ramai sekali beli heater di Lulu Center. Pakai mborong segala. Sorenya, temanku muter2 nyari heater nggak ketemu. Setelah aku kasih tahu, dia coba cari ke Lulu Center. Ternyata di sana tinggal ada satu heater. Dan itu pun rebutan. weleh... weleh... weleh....

Hal ini memang terjadi juga tahun lalu, dimana persediaan heater di seluruh Doha sama sekali habis. Sampai2 banyak orang yg minta kirim dari negara2 tetangga, seperti Dubai, Abu Dhabi dan Saudi. Bagi yg masih berburu heater, silahkan coba ke Family Food di airport. Katanya di sana masih ada. Atau ada info lain? Please share.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Beberapa hari yg lewat sekitar hari Sabtu 12 Jan 08 masih saya buanyak sekali heater , baik yg ceramic element (kayak kompor listrik), lampu halogen, kipas, maupun yg tipe minyak di dua tempat berikut:

1. Family Shopping Complex, Furusia St, Ar Rayyan Jadeed.
2. Family Food Center, New Rayyan St, Ar Rayyan Jadeed.

Idenya (mungkin), kalau di pusat kota habis, cob check di pinggirian kota seperti Ar Rayyan, Wakrah, dll.

Tapi yg paling simple, pakai long-jhon (??) - kalau teman2 di Depok bilang pakaian Hanoman - yaitu pakaian dalam yg terbuat dari bahan kaos.

Salam,
Ismail

Post Top Ad