Outing ke Inland Sea - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Post Top Ad

Outing ke Inland Sea

Berikut ini cerita dari kontributor blog ini, Pak Zuhair tentang pengalamannya "mendaki gunung" Qatar.

Jumat lalu, puluhan keluarga anggota PERMIQA mengadakan acara rekreasi sekaligus mendapatkan pencerahan agama dengan berkunjung ke salah satukawasan wisata di Qatar bernama Inland Sea.

Perjalanan dimulai setelah Jumatan, saling nunggu, akhirnya baruberangkat jam 1an. Sempat singgah menambah BBM dan logistik di SPBU,lalau dilanjutkan dengan melewati kota Wakra dan Messaid berakhir sementara di 'pitstop' di Sealine Resort (yg sudah pernah dikunjungiPak Syarif). Total waktu dari Doha ke Sealine sekitar 1 jam.

Pemandangan di sekitar Sealine penuh dengan aktivitas 'olahraga gurun',motor dan mobil 4 wheel drive berseliweran membuktikan kemampuannya menaklukkan padang pasir. Kami singgah sekitar 30 menit untuk mendapat briefing dari organizer outing ini sekaligus melakukan persiapan teknis (pengurangan tekanan angin di seluruh ban mobil) untuk melewati medan yang seluruhnya berupa padang pasir dari Sealine sampai ke Inland Sea. Mobil yang tidak berkemampuan 4WD, terpaksa diparkir dan penumpangnya ditransfer ke mobil 4WD yang masih lowong.

Dipandu oleh mobil 4WD dari organizer, rombongan mulai bergerak setelah rombongan menunaikan shalat Ashar di padang pasir beralaskan tikar yangsudah disiapkan panitia. Di awal perjalanan, medannya masih rata, sehingga dapat ditempuh dengan sangat lancar. Di paruh kedua perjalanan, baru ketemu dengan bukit-bukit pasir, baru deh kemampuan sand dune diuji. Walaupun lebih banyak yang berhasil melaju dengan mulus, tetap ada saja yang tersandung, stuck in the sand. Tapi dengan team work yang baik, hambatan bisa diatasi.

Sepanjang jalan, kembali terlihat para kawakan padang pasir mempertontonkan kemampuan skill dan mobilnya dalam menaklukkan padang pasir, khususnya yang curam. Ngeri juga melihat mereka melakukan manuver yang beresiko tinggi itu. Tapi karena sudah ahli, aman saja ternyata.

Pas maghrib, rombongan kami yang totalnya 13 mobil, tiba di area camp pas di pinggir pantai. Sayang pantainya menghadap sunrise, jadi kita tidak bisa menikmati sunset yang indah.
Acara diisi dengan shalat berjamaah dan ceramah kultum. Dilanjutkan dengan makan malam ala BBQ 'sederhana'. Karena sebenarnya kita tidak bakar-bakar langsung, tapi tinggal menikmati hasil bakaran yang dibuat oleh crew organizer. Tapi dengan cuaca yang sejuk ditambah dengan angin pantai yang nyaman, terasa nikmat hidangan tersebut.

'Pelatihan' dasar-dasar fotografi yang dibawakan oleh salah satu peserta, menjadi acara berikutnya. Bagi yang tidak minat fotografi,bisa milih diskusi di pinggir pantai atau nonton film documentary mengenai pengalaman berhaji yang dibawa oleh panitia.

Puas dengan acara masing-masing, juga karena suhu malam sudah sangat dingin, tidurlah masing-masing di tenda yang disediakan. Bapak-bapak dan anak laki-laki di 1 tenda dan yang perempuan di tenda lainnya.

Sabtu paginya dimulai dengan shalat subuh, bahkan bagi beberapa yang sempat bangun duluan, shalat Qiyamul Lail dulu. Setelahnya, ceramah singkat kedua. Makan pagi sudah menunggu, simple breakfast saja, rotidan asesorisnya, sosis dan telur.

Sebelum pulang, sempat berolahraga dulu, volly pantai atau sekedar berjalan mengelilingi padang pasir sekeliling. Tapi beberapa mobil juga mencoba sand dune, tapi berlangsung sebentar saja, gara-gara ada 1 mobil yang stuck lagi.

Perjalanan pulang ternyata berlangsung kurang lancar dibanding datangnya. Baru tinggalkan camp, sudah ada 1 mobil yang stuck, ditengah jalan kena lagi 1 mobil. Memang segala sesuatu butuh pengalaman baru bisa menjadi ahli. Perjalanan berakhir di Sea Line, dimana peserta berpencar untuk mengambil jalur masing-masing kembali ke Doha.

Tidak ada komentar:

Post Top Ad