Nonton Bola Qatar vs Iraq - Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Post Top Ad

Nonton Bola Qatar vs Iraq

Dapat info dari website Qatar Living (www.qataraliving.com) minggu lalu kalau malam ini (Selasa, 16 Okt 2007) bakalan ada pertandingan persahabatan antara kesebelasan nasional Qatar melawan Juara Asia 2007, Iraq. Setelah cari info sana-sini (termasuk telepon ke kantor sekretariat PSSI-nya Qatar), akhirnya diputuskan nonton langsung di stadion Al-Gharrafa. Walaupun persahabatan, tapi bakalan menarik, karena Juara Asia nih yang maen. Lagian menurut info dari penerima telepon di PSSI-nya Qatar, nontonnya tidak pakai karcis, alias gratis.

Kami berdua tiba pluit pertama dibunyikan (jadwalnya jam 7 malam). Pas waktu makan malam nih. Celingak-celinguk cari penjal makanan/minuman, eh ternyata ada juga. Penjual asongan, mirip di stadion-stadion Indonesia, tawarkan minuman ringan, snacks, dan roti. Bekal udah lengkap, cari pintu masuk, begitu dapat dan mau naik tangga, distop oleh petugas security. Mereka mau periksa tas plastik yang saya bawa. Isinya sih cuman gantungan baju yang baru dibeli di Carrefour. Petugas itu awalnya mau tahan barang itu, tapi untung datang semacam supervisornya yang mempersilahkan saya bawa barang bawaan tadi ke dalam stadion.

Stadion Al-Gharrafa adalah salah satu dari sekitar 10 stadion besar di Qatar. Termasuk dalam daftar stadion yang dipakai di Asean Games 2006 lalu dan juga dipersiapkan untuk rencana Qatar menjadi kandidat tuan rumah Olimpiade. Makanya, penampilan fisik stadion masih rapi dengan fasilitas standar international lah. Kami duduk di sisi yang berlawanan dari tribun utama, tapi justru di sini yang paling ramai. Supporter tim Iraq (imigran Iraq) menjadi mayoritas diantara penonton. Supporter tuan rumah (yang duduk di tribun sebelah) malah jauh lebih kurang jumlahnya dibanding mereka. Supporter Iraq juga membawa/memakai atribut yang lebih mencolok dibanding pendukung tuan rumah. Satu lagi bedanya, kalo penonton tuan rumah mayoritas laki-laki dewasa plus anak laki-laki, di sisi Iraq malah keluarga komplit yang datang. Mulai anak (laki & perempuan), dewasa (laki-perempuan) sampai Manula (laki-perempuan) semua ada. Kalau ada penonton yang awam dengan pertandingan bola, mungkin dikiranya supporter Iraq itu yang tuan rumah.

Pertandingannya sendiri berlangsung seru, tim Iraq yang unggul duluan (1-0) ternyata tidak mampu mempertahankannya, skor akhir malah 3-2 untuk tuan rumah. Pendukung tim tamu meninggalkan stadion dengan lapang dada sih karena tim mereka sebenarnya sudah main bagus. Walhasil, tidak ada keributan sama sekali. Yang menarik justru, mendekati akhir pertandingan, beberapa petugas security sibuk adu argumen dengan 2 orang penonton tuan rumah yang duduknya di tribun yang ditempati oleh supporter tim tamu. Petugas dengan tegas minta kedua penonton itu pindah ke tribun yang dialokasikan untuk penonton tuan rumah, tapi keduanya menolak. Mungkin petugas itu menghidari resiko benturan fisik antara supporter tuan rumah dan tamu. Tapi walaupun sudah dibujuk dan dijelaskan, kedua penonton itu masih ngotot juga. Malah sampai pertandingan berakhir, perdebatan mereka masih berlangsung, geli juga lihatnya. Niatnya datang nonton bola, tapi malah lebih banyak debatnya.

Pulangnya, kami yang datang tanpa kendaraan pribadi, kembali harus nyari kendaraan umum untuk pulang. Untungnya, masih ada teman di Karwa Taxi yang sedang on duty, pulanglah kami dengan lega dan puas, sudah nontonnya gratis, terhibur dengan pertandingan dan penontonnya yang seru lagi.

Tidak ada komentar:

Post Top Ad