Tentang Qatar

Tentang Qatar

Anything about Qatar, for YOU!

Qatar Agenda

Post Top Ad

Post Top Ad

Belajar Fiqih Harta dan Bisnis Online

Oktober 09, 2019 0


Harta dan bisnis online saat ini sangat dekat dengan keseharian kita, bahkan hampir setiap hari kita melakukan transaksi yang berhubungan dengan harta maupun bisnis online. Akan tetapi, apakah kita sudah memahami dengan benar aturan main yang sudah diatur oleh agama Islam?

Dalam rangka memberikan pemahaman tentang fiqih harta keluarga dan bisnis online, beberapa waktu yang lalu Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) koordinator wilayah Qatar mengadakan Wokshop Fiqih Muamalah ketiga di Al-Waha Ballroom, Al-Khor Community. Acara yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 81 orang peserta yang berasal dari semua wilayah di Qatar, yaitu Doha, Al-Khor, Wakra, Messaied dan Dukhan. Selain orang tua, acara ini juga diikuti oleh seorang anak 14 tahun yang sudah melakukan bisnis. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar, Marsekal Madya Muhammad Basri Sidehabi.

Workshop ini bukan yang pertama kali dilakukan. Pada tahun 2017 dan 2018 sudah diadakan seri Workshop Fiqih Muamalah pertama dan yang kedua. Pada hari pertama, workshop yang ketiga ini membahas tentang fiqih harta keluarga, seperti zakat, nafkah, hadiah, hibah, wasiat dan warisan. Sedangkan di hari kedua, workshop ini lebih fokus kepada transaksi bisnis dengan membahas fiqih tentang jual beli online, saham dan uang digital. Materi workshop ini disampaikan langsung oleh Ustadz Ammi Nur Baits, ST, BA. yang merupakan Pembina KPMI Pusat dari Indonesia.

KPMI Qatar sendiri merupakan organisasi yang banyak melakukan kegiatan berupa workshop, online sharing session dan membangun komunitas pengusaha muslim dalam rangka membuka peluang kerjasama bisnis, baik di Indonesia maupun di Qatar.
Read More

Warung Kopi Khas dengan Barista Indonesia

September 30, 2019 0

Bagi rekan2 yang doyan minum kopi tapi masih awam dengan yg namanya “Specialty Coffee”, specialty coffee berbeda dengan kopi2 manis ala amerika seperti Starbucks, Caribou atau Excelso dll.. Specialty coffee mengutamakan kemurnian rasa kopi dan hanya menjual kopi dengan kualitas biji kopi terbaik dari berbagai negara didunia. Biji kopi ini dengan keunikannya tanpa diproses kimiawi maupun pencampuran bahan bisa mengeluarkan aroma buah2an tertentu seperti Jambu, Berries bahkan Lollypop. Semua aroma itu didapat hanya dari proses farming dan kualitas tanah dimana dia ditanam. Mungkin juga hanya di specialty coffee kita bisa menikmati nikmatnya seduhan air kulit kopi alias Cascara..

Nah, mayoritas Specialty Coffee Shop di Qatar mempekerjakan Barista dari Indonesia.. Rekan2 Barista Indonesia Ini mampu menciptakan seduhan terbaik biji kopi unggulan Indonesia dari Sabang sampai Merauke di cafe mereka. Biji kopi Indonesia tentu tak kalah unggul dibanding produk Afrika dan Amerika Latin, dengan rasa dan aroma yang khas menggugah selera. Kita sebagai bangsa Indonesia di Middle East sudah sewajibnya mensupport dan membeli produk2 Indonesia ini untuk memajukan pertanian kopi di tanah air..

Berikut ini list Specialty Coffee Shop di Qatar berikut nama Baristanya masing2, buat yg ingin mencoba monggo mampir ke coffee shopnya..

1. Ushk Cafe, Tower 30 Porto Arabia, The Pearl. Barista unggulannya adalah SATRIO GUMILANG dari Jogjakarta. Dia salah satu juara Latte Art se-Qatar.

2. Frame Specialty Coffee, Aziziya seberang stadion sepakbola Aspire Villagio. Baristanya Galuh Pratama dan Hafidz Alfikri dari Bandung.

3. Sorry Cafe, Wyndham Doha Westbay Hotel dibelakang Gate Mall. Baristanya Arul dan Hendra dari Jakarta.

4. Walters Coffee Roastery, Lusail belakang Alfardan Jaguar Showroom, Wakra dan Muaither. Baristanya roasternya Muhammad Fathur dari Jakarta.

5. Baku Cafe, Wakrah sebelah McDonalds Wakra (deretan ex Resto Griyo Solo). Baristanya Azhamdy Kukuh Djatmiko dari Jakarta.

6. Jolt Coffee Brewery, seberang Applebee’s/Burgerking C-Ringroad. Baristanya Tamarizky Setiawan dari Bandung.

7. Fargo Cafe, lokasinya sederetan dengan Frame Specialty Coffee di Aziziya seberang Stadion Bola Aspire Villagio. Baristanya Made Kurnia Artha dari Bali.

8. Greenbeans Coffee, lokasinya di Abu Hamour deket Ceylon Hypermarket dan deket perempatan Regency Hypermarket / Aramex. Baristanya Albert Sufista dari Payakumbuh, Sumatera Barat.

9. Cuppers & Co, lokasinya di Alsadd Stadium belakang Caribou. Baristanya Reza Agassi dari Cirebon.

10. Flat White Specialty Coffee, lokasinya di Tower 28 Porto Arabia The Pearl, Tawar Mall dan Qatar Foundation. Baristanya Muhammad Saman dari Bali.

11. Calm Street Coffee Roastery, Lokasinya di Lusail Marina 50. Baristanya Irvan Aditya Pratama dari Bogor.

12. 100 Cafe (Hundred), lokasinya di Woqod Petrol Station Al Forousiya street berseberangan dengan Aspire Park. Baristanya Hikmat, Cheppy dan Hanif dari Jogja, Jakarta dan Padang.

Semua coffee shop diatas bisa dicari lokasinya di google maps. Silahkan buat rekan2 pencinta kopi kalo pengen nyobain aneka kopi2 unik asli Indonesia pas weekend atau malem bisa mampir ke coffee shop mereka..

(Informasi oleh: Seto Bayu)
Read More

Indonesia Juara Lomba Barista di Qatar

September 30, 2019 0

Pada tanggal 28 September 2019 yang lalu, di Al Asmakh Tower Doha telah diadakan sebuah event unik, yaitu Qatar Aeropress Championship. Lomba ini diikuti oleh oleh 74 barista dari berbagai negara dalam menunjukkan keahliannya membuat resep kopi terbaik. Peserta dari Indonesia sendiri ada 18 orang yang pada umumnya merupakan barista yang bekerja di beberapa specialty coffee shops di seantero Qatar. Event ini juga dihadiri Duta Besar RI untuk Qatar, Bapak Marsekal Madya TNI (Purn) M. Basri Sidehabi yang ikut memberikan dukungannya kepada barista-barista Indonesia.

Hafidz Ryu dari Frame Specialty Coffee berhasil merebut juara pertama dalam lomba ini dan berhak maju ke babak selanjutnya di London. Silahkan buat yang belum pernah nyobain seduhan kopi dari Ryu bisa mampir ke coffee shopnya di Aziziya seberang Aspire Khalifa Stadium.










A post shared by Frame (@frame.qa) on 
Read More

Mengenal Doha Metro

September 19, 2019 0
Setelah sekian lama pilihan untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain menggunakan transportasi publik hanya ada bus dan taxi, pada bulan Mei 2019 yang lalu mass rapid transport -- yang lebih dikenal dengan metro -- diluncurkan di Qatar.

Doha Metro merupakan salah satu MRT driverless tercepat di dunia yang dapat mencapai 100 km/jam. Proyek ini direncanakan akan beroperasi secara penuh pada tahun 2020 sekaligus dipersiapkan untuk menyambut perhelatan besar FIFA World Cup 2022. Untuk tahap pertama, Doha Metro sudah beroperasi di 13 stasiun pada jalur merah (Red Line) dari Al-Qassar sampai Al-Wakra, serta stasiun bandara Internasional Hamad.

Rute Perjalananan


Terdapat total 76 km dengan 37 stasiun rencana proyek pembangunan Doha Metro, yang terdiri atas 3 jalur yaitu Red Line, Green Line, dan Gold Line seperti pada gambar diatas. Jalur merah yang disebut juga coastal line melintas dari Wakra menuju corniche, sampai dengan Lusail stadion, akan tetapi saat ini stasiun yang beroperasi baru sampai Al-Qassar dekat Katara. Jalur hijau atau education line dimulai dari sekitar Al-Bidda menuju Hamad Hospital dan menyusuri jalan Al-Rayyan menuju Education City dan berakhir di sekitar stadion Al-Rayyan/Mall of Qatar. Terakhir jalur emas yang juga disebut historic line banyak melintasi tempat wisata, seperti museum nasional, souq waqif, musheireb dan terus menyusuri Salwa road menuju Khalifa stadion. Di luar Doha, ada juga proyek Lusail Tram sebagai sarana transportasi di area Lusail (15Km bagian utara Doha) yang akan menjadi pusat kegiatan Piala Dunia 2022.

Jam operasi
Saat ini, Doha Metro beroperasi pada hari Minggu-Kamis pukul 6am-11pm.


Kartu perjalanan dan harga
Kartu perjalanan metro dapat dibeli di vending machine yang tersedia di setiap stasiun. Tenang saja, biasanya ada beberapa petugas di sekitar mesin yang selalu siap membantu serta memberikan dompet kartu berisi brosur informatif. Selain itu, kartu juga dapat dibeli di toko di tertentu, seperti Al Meera, Lulu Hypermarket, atau Jumbo Electronic. Khusus kartu gold, dapat dibeli di counter goldclub di dalam stasiun
Terdapat 3 jenis kartu perjalanan yang perlu dibeli untuk menikmati Metro Doha: 
  1. Standard: Digunakan untuk naik gerbong non-VIP (gerbong Standard atau Family), harga kartu QR 10 diluar isi saldo, harga perjalanan QR 2 per trip dan maksimum biaya per hari adalah QR 6.
  2. Goldclub: Digunakan untuk naik gerbong VIP, harga kartu QR 100 diluar isi saldo, harga perjalanan QR 10 per trip dan maksimum QR 30 per hari
  3. Limited use: digunakan terbatas dengan harga sesuai pilihan pemesanan (QR 2 per trip atau QR 6 daily pass untuk non-VIP, dapat juga memilih VIP dengan harga QR 10 per trip atau QR 30 daily pass). Bentuknya berupa kartu sekali pakai yang tipis.




Kartu standard dan goldclub dapat diisi ulang dengan cara menggunakan vending machine dalam stasiun yang dapat dibayar dengan uang tunai atau kartu ATM. Pengisian ulang juga dapat dilakukan secara online dengan aplikasi metro rail dan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. 

Interior desain stasiun
Sebagian besar rel jalur metro jalur merah berada pada bawah tanah. Di stasiun-stasiun yang pernah saya datangi, jalur kereta berada di lantai -3 (minus tiga) yang mana dapat dijangkau dengan fasilitas lift, eskalator, atau tangga. 


Tidak lupa juga dengan desain interior dengan ukiran-ukiran dinding berwarna kayu di sekitar eskalator dan juga atap yang berbentuk kubah terinpirasi dari kebudayaan tenda suku Badui Arab. Di stasiun DECC misal, kita juga dapat menemukan hiasan dinding tradisional yang cukup instagramable juga lho! :D


Fasilitas stasiun Metro
Di stasiun, terdapat fasilitas toilet yang bersih, mushola yang terpisah antara wanita dan laki-laki, beberapa minimarket ataupun restaurant/kafe kecil. Selain itu, ada banyak juga petunjuk yang jelas dan memudahkan.
Di dalam mushola sudah terdapat tempat wudhu yang bersih dan nyaman. Namun untuk wanita disarankan bawa mukena ya, karena saya tidak menemukan mukena di dalam mushola, waktu itu saya berkunjung ke stasiun West Bay QIC





Stasiun mudah dijangkau dan terintegrasi
Nantinya, banyak sekali situs-situs penting ataupun tempat umum yang terjangkau oleh stasiun seperti aspire zone (sport city Doha), perpustakaan nasional, beberapa mall, Qatar University, dan lain-lain. Satu stasiun juga dapat memiliki beberapa pintu masuk/keluar di sisi jalan yang berbeda, hal ini memudahkan penumpang agar tidak perlu menyebrang jalan dari/ke stasiun Doha Metro.


Untuk memenuhi kenyamanan pengguna transportasi umum, Qatar Rail berkolaborasi dengan Kementrian Transportasi dan Komunikasi Qatar juga menyediakan feeder bus di sekitar stasiun. Feeder bus ini akan mengantar penumpang secara gratis ke titik-titik tertentu di sekitar stasiun. Informasi detail mengenai shuttle bus dan pick-up point ada di aplikasi Qatar Rail yang bisa didownload melalui Play Store maupun App Store. Yuk, tunggu apa lagi? 



Read More

Apa Arti Dibalik Logo FIFA World Cup Qatar 2022?

September 08, 2019 1
Logo FIFA World Cup 2022 telah resmi diluncurkan pada hari Selasa, tanggal 3 September 2019 tepat pada pukul 20:22, sesuai dengan tahun perhelatan event tersebut. Proyeksi digital logo tersebut juga dimunculkan pada beberapa bangunan ikonik Qatar antara lain: Amphitheatre Katara Cultural Village, National Archives Building, Doha Tower, Ministry of Interior, Souq Waqif, Sheraton Hotel, Torch Doha, dan Zubarah Fort. Logo tersebut juga dipajang di 24 kota utama di seluruh belahan dunia, seperti London, Johannesburg, Mexico City, Baghdad, Buenos Aires, Beirut, Mumbai, Paris, Kuwait, Seoul dan lain-lain.

Logo FIFA World Cup Qatar 2022 tersebut berbentuk syal putih dengan ornamen khas arab. Berikut ini arti dari logo tersebut.
Bentuk angka delapan dan infinity
Logo ini menggambarkan kain syal dari wol yang berbentuk angka delapan yang merepresentasikan jumlah stadion yang akan digunakan pada world cup 2022. Jika dibalik, logo infinity akan terlihat menunjukan kebersambungan dan koneksi antar warga dunia pada acara kompetisi piala dunia (FIFA World Cup).

Kain putih tradisi negara Arab
Ikon utama pada gambar menunjukkan kain putih yang melambangkan tradisi dari kain selendang yang biasa dipakai oleh orang-orang Arab, khususnya pada saat musim dingin yang juga akan bertepatan dengan acara FIFA World Cup yang akan diselenggarakan pada musim dingin, yaitu pada bulan November-Desember 2022.

Bagian kain yang menukik pada atas logo juga menggambarkan gelombang bukit pasir sebagai simbol daerah Arab.

Simbol kesenian dan huruf Arab
Dua titik pada bagian atas logo menggambarkan bagian dari huruf Arab, khususnya dengan banyaknya titik yang sama dengan jumlah titik pada tulisan Arab dari Qatar ( قطر ). Di antara dua titik tersebut, juga terdapat gambar gambar bola kaki yang juga mencerminkan bentuk geometris sebagai bagian dari kebudayaan Arab.

Di bagian bawah, terdapat ukiran hiasan dengan motif bunga sebagai warisan kebudayaan Arab, serta tulisan Qatar 2022 bertemakan kaligrafi Arab yang kontemporer dengan sentuhan modern.

Perpaduan bentuk trofi logo FIFA World Cup
Bentuk logo saat ini juga tidak lepas dari replikasi bentuk trofi FIFA World Cup dengan memodifikasi bentuk-bentuk trofi pada logo FIFA World Cup beberapa tahun sebelumnya.

Kaligrafi
Tulisan Qatar 2022 terinspirasi dari kaligrafi Arab, yang ditunjukkan pada huruf "t" agak dibuat panjang dan huruf 'Q' yang unik.




Read More

Post Top Ad